Sunday, 24 May 2015

Lenggang Jakarta

Hai..

Minggu ini aku dan Andung maen-maen ke Lenggang Jakarta. Lokasi nya di Taman Eks IRTI Monas, Jakarta Pusat. 

Lenggang Jakarta ini baru aja diresmikan pada Jumat 22 Mei 2015 lalu. 

Nah, Lenggang Jakarta ini merupakan program penertiban pedagang kaki lima (PKL)  dibawah pemerintahan Gubernur Ahok.

Program Lenggang Jakarta merupakan program penertiban PKL Monas yang dilaksanakan oleh CSR Rekso Group bersama Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI. Semua pedagang yang terdaftar dan berdagang di Lenggang Jakarta merupakan PKL Monas.

Meskipun sudah dapat tempat, tetap saja di Area Monas masih banyak PKL yang berjualan.
Mungkin karena masih baru, jadi belum semua pedangan menempati kios di Lenggang Jakarta ini.


Dengan menyunting Lenggang Jakarta : Food & Culture Park, Lenggang Jakarta dipersiapkan sebagai Pusat Kuliner dan Taman Budaya.


Kuliner yang disajikan di Lenggang Jakarta bervariasi, mulai dari nasi goreng, soto betawi, gulai kambing, pecel bebek, nasi uduk, hingga selat solo. Harga makanannya pun bervariasi, mulai dari Rp 15.000-Rp 40.000 tiap porsinya. Transaksi di Lenggang Jakarta baru dapat menggunakan kartu e-money Bank Mandiri. Kualitas makanan pun sudah teruji oleh Badan Pengawas Obat-obatan dan Makanan (BPOM).

Adapun total pedagang yang berjualan di Lenggang Jakarta sebanyak 329 orang meliputi pedagang kuliner, aksesori, dan suvenir. Para pedagang kuliner di Lenggang Jakarta ini sebelumnya juga telah diberikan pelatihan memasak sejak Januari 2015 dari dua koki andal. Tak hanya pelatihan memasak, mereka juga diajarkan cara menyapa tamu, mengatur keuangan, sanitasi, hingga cara berwirausaha.

Sebagai Taman Budaya, tentu saja karena berada di Kawasan Taman Monumen Nasional (MONAS).

So, buat temen temen yang juga ingin dateng ke Lenggang Jakarta. Silakan Mampir ke Monas, Taman Eks IRTI.

Tidak ada tiket masuk alias gratis. Jadi buat yang mau jalan jalan murah meriah, menyenangkan dan berwawasan, cocok banget nih buat cuci mata ke Lenggang Jakarta.




Salam Stabil.
Faradila Nov

His new pleasure : Mosques Explorer

Hai Teman-Teman...
Sudah lama sekali tak meninggalkan tulisan di blog ini.
Kangen rasanya.

Kali ini aku ingin berbagi kisah tentang kesenangan baru KiKo,
Beberapa waktu yang lalu sempat aku share juga tentang kesenangan nya pada Motor dan Gadget khususnya Ponsel.

Nah..
Sekarang kesenangan nya bertambah, dan kali ini begitu "unik" (menurutku). Dan sangat baik.

Kesenangan nya yaitu Sholat di Mesjid-Mesjid yang berbeda.
Dan kegiatan ini aku namakan : Mosques Explorer.

Kiko senang sekali dengan kegiatannya ini, kadang ia bersama sahabatnya namun tak jarang ia pergi sendirian.
Mulai dari Masjid di Jakarta, Sentul hingga Bekasi.

Dari Foto dan Ceritanya,
Kiko pernah mengunjungi Masjid Baitul Ihsan (Masjid Bank Indonesia),




Masjid Al- Bina di Senayan,


Masjid Dian Al Mahri atau Masjid Kubah Emas di Depok,


Masjid Al Barkah yang terkenal dengan pohon Kurma nya di Bekasi.

Masjid Cut Meutia di Menteng



Dan dari keseluruhan, Mesjid yang paling ia suka adalah Mesjid Cut Meutia.
Mesjid yang berada di Jalan Cut Mutiah No. 1, Jakarta Pusat ini menurut Kiko, Artistiknya Indah , karena merupakan salah satu peninggalan sejarah dari zaman Belanda.
Mesjid ini juga unik, karena shaf nya juga terletak miring terhadap bangunan masjidnya sendiri karena bangunan masjid tidak tepat mengarah kiblat.
Dan Alhamdulillah, aku ikut dengan Kiko ke Masjid Favorit nya meskipun sekali.

Berbeda dengan Kiko, aku juga punya masjid favorit yaitu Masjid Agung Sunda Kelapa.
Yang Mana Setiap Sholat Idul Fitri dan Idul Adha, aku sering melaksanakan Sholat Ied di Mesjid ini.



Selain yang aku sebutkan diatas, Kiko juga pernah mengunjungi : Masjid AL Muttaqin, Masjid At Tin, Masjid Cut Nyak Dien, Masjid Al Munawar, Masjid Andalusia Sentul, Masjid Ahmad Yani, Masjid Jami Al Riyadh, Masjid Pondok Indah, Masjid ujahidin, Masjid Agung Demak, Masjid Kudus dan Masih banyak lagi masjid yang pernah ia kunjungi.

Alhamdulillah,
Kala kita memiliki waktu luang, alangkah bahagia nya yang kita lakukan adalah hal yang kita senangi dan kesenangan itu adalah hal yang baik yang dapat kita tularkan dengan orang orang yang kita sayangi.

Inshaa Allah kesenangan ini adalah kesenangan yang baik dan semoga di Ridhoi oleh Allah SWT. Amin.

Sekian cerita tentang kesenangan baru KiKo, yang menginspirasi aku.

\
Terima Kasih ya untuk yang baca.


Salam Stabil
Faradilanov & KiKo