Wednesday, 23 November 2016

Jakarta Banyak Orang Baik

Sebagai seorang anak daerah yang kemudian menghabiskan masa remaja dan kuliah di Jakarta. Begitu banyak asumsi ku tentang orang-orang yang kutemui di Kota Metropolitan ini.

Karena begitu banyak cerita buruk tentang modus kejahatan, jadi lah aku menjadi  seorang yang begitu penakut dan pendiam.

Hingga hari-hari yang menyebalkan itu datang.
Tas ku pernah di silet di kerumunan jamaah pengajian di Kwitang. Dan aku baru sadar saat ingin pulang dan mendapati kunci motorku raib. Astagfirullah.

Pernah juga, Tas ku di Jambret orang di tengah jalan, saat aku sedang mengendarai motor sepulang  mengantarkan om ku berobat di rumah sakit. Astagfirullah.

berkali kali ku mohon ampun pada Allah. Apakah yang maksud kejadian ini karena aku kurang beramal?
Atau karena memang di Jakarta banyak orang Jahat?

balik ke topik "di Jakarta Banyak Orang Baik"

Akhir Akhir ini kita diperlihatkan tentang seorang Kakek yang berjualan Nasi Uduk di pinggir jalan, sekitaran Rawamangun - Jakarta Timur.
Beliau yang renta berjualan di warung pinggir jalan hingga larut malam, dagangan nya sepi. Ia tertunduk lesu. Hingga seseorang nan baik hati, memposting foto-foto si Kakek ketika berjualan dan adapula terlihat kakek tertunduk lesu melihat dagangan nya masih banyak.

Sehari setelah postingan itu di share di Facebook, kemudian menjadi viral.
berdampak dagangan kakek yang ramai,
banyak orang berbondong-bondong membeli dagangan si kakek. 
subhanallah Jakarta Banyak Orang Baik

Nah, mulai lah merubah mindset
JAKARTA BANYAK ORANG BAIK

Note for my self :
Mulai dari hal yang kecil, Mulai dari diri sendiri, Mulai dari Sekarang
untuk jadi bagian Orang Baik itu.



Stay Stabil
Faradila Nov

Tuesday, 8 November 2016

Ultah & Naik Gunung Pertama Ku

Hello,

Ini adalah Pendakian Gunung pertama ku.
Pendakian Gunung Merapi 2930mdpl ini dimulai Via Jalur Selo.

Dari awal sih memang udah dianjurkan oleh tante ku  untuk latihan fisik dulu sebelum mendaki.

Tapi  berhubung diriku yang malas ini sok sibuk, jadilah pemanasan nya cuma ikutan jalan kaki kurang lebih 2 jam dalam acara 411 mulai dari Sarinah muterin Monas sampai Sarinah lagi.
Lumayan Kan?

Well, sejujur nya  sebelum pendakian, aku udah sempet browsing sana sini mengenai persiapan naik gunung untuk pemula.

Mulai dari Pemanasan dan Latihan Fisik hingga apa aja yang diperlukan untuk dibawa saat naik gunung tsb.

Antara yakin dan enggak, serius atau gak serius si Tante ajakin naik gunung.
Jadilah persiapan ku bener-bener ala kadar nya.
(jangan ditiru yaa..)

Oke, Mulai perjalanan dengan kereta menuju stasiun Lempuyangan - Jogjakarta.
Perjalanan dari Stasiun Senen Jakarta ke Stasiun Lempuyangan Yogyakarta memakan waktu +- 8 jam

(sempat menikmati sunset di dalam kereta)


Perjalanan pun selesai setelah dijemput dan beristirahat lelap,
mempersiapkan tenaga untuk esok hari mendaki gunung ...

DAY 1 :

Hari yang cerah untuk jiwa yang sepi...
oh No!
Gak Sepi dong karena kali ini ramai-ramai punya tujuan yang sama : Refreshing

Well, pertama tama sebelum pergi naik gunung, kami sempat berwisata ke Kalibiru ..



Setelah asik foto2 di Kalibiru, lanjut langsung menuju Markas MahaMeru
Bersiap-siap, packing perbekalan,

Dan Pendakian pun di mulai,


Pendakian diawal memang masih terlihat mudah,

Diseberang Markas MahaMeru mata dimanjakan oleh pemandanganGunung Merbabu yang cantik






ayo foto dulu kitaaa :D

Sesampai nya di New Selo


Well, selama pendakian.
Kaki ini sudah lelah nafas terengah-engah.
Haus & Lapar gak karuan
Sibuk istirahat aja sambil nyemilin coklat.

Hari makin gelap,
Udah gatau lagi jam berapa pokok nya udah gelap deh.
Akhirnya pasang tenda sebelum sampai di Pasar Bubrah.
What??? di Gunung ada Pasar???

Gosip nya sih angker.
Kenapa dibilang pasar?
Karena kalau malem suka rame kayak di Pasar.
gini tepatnya ini adalah Pasar buat kaum lelembut.

hiii ngeri, untung gak pasang tenda disitu,
dan untung tau disitu angker setelah turun gunung.


Nah ini Penampakan Pasar Bubrah,
Keren ga?

Keren yah..
Btw, disana ada monumen kenangan gitu.
Katanya sih buat sesorang yang meninggal disana.
Pasliat monumen itu, aku jadi merinding disko deh. untung udah pagi.
Well,melanjutkan perjalanan menuju puncak Merapi,



Aku yang gak kuat dengan hawa dingin ini hanya membawa membawa Sweater Giordano kesayangan sebagai tambahan sweater kece nan tipis.

Aku yang beneran gak punya sepatu/sendal gunung, hanya pakai running shoes. dan lupa membawa kaos kaki cadangan,

Aku juga gak membawa persiapan cemilan yang banyak.
Untung Tante bawa cemilan segambreng.

Kurang persiapan ..

Alhamdulillah si tante mau pinjemin aku Jacket nya. kalo enggak...
widih anak Borneo biasa liat hutan belantara disuruh manjatin Gunung yg dingin.
Ampun deh .. :(

oh iya, ada 1 kejadian yg akan aku inget selalu.
"JANGAN MAKAN COKLAT BERSAMAAN DENGAN MIE INSTAN"

BIG NO

singkat cerita, dimalam menginap. setelah seharian lelah mendaki.
selama pendakian kan aku makan coklat,
sesampainya diatas ngotot pengen makan.
Nah ada nya popmie.
Makan lah pop mie..
Dan terjadi lah pergolakan sadis dalam perut berakhir dengan muntah  2 x.

So buat temen-temen, ingat ya!
Jangan makan coklat bareng mie instan yg bumbu nya mecin seabrek-abrek itu.
pokok nya JANGAN, gosipnya malah menyebabkan kematian.

Serem ih.

Oke lanjut cerita Gunung.

Sepanjang dari Pasar Bubrah ke Merapi lumayan terjal.

aku tuh gak ada sebutiran debu buat ALLAH.

boleh temen-temen liat di postingan youtube ku di "faradila nov"

ada pemandangan betapa terjal dan berliku nya menuju puncak gunung Merapi.

Dan inilah hidup.

Gak seru dong kalo mulus-mulus aje, ye ga???

Dan....
Tadaaaa!!!! sampai di Pucak Merapi!!



Akhirnya sampai di puncak.
Dan bertepatan hari ini tanggal 7 November... adalah hari ulang tahun ku

Alhamdulillah dapat kado nya langsung dari ALLAH.
Pemandangan indah SUBHANALLAH

....

Diatas sana bau belerang nya menyengat banget.
Jadi kita gak bisa berlama lama disana.

Akhirnya setelah pendakian selesai, kami pun semua mengejar ngejar pesawat untuk segera pulang ke Jakarta




Alhamdulillah selesai sudah petualangan hari ini.

Dan ...
Berikut Quotes-Quotes naik Gunung yang menarik bagi ku ...

"Bukan Gunung yg harus kita taklukan, melainkan diri kita sendiri) - Edmund Hillary

"Selalu lebih jauh, lebih tinggi, dan lebih sulit dari yang terlihat" (3 rule of Mountaineering)

"Gunung itu seperti Ibu, Dia adalah tempat pelarian terbaik disaat diri kita sedang membutuhkan semangat baru) (Anonymous)

"Mendakilah ketika kamu lelah menjalani hidup, puncak dan segenap pemandangan nya akan menghapus beban yg saat itu kamu pikul" (The A)

"Rasa Lelah mendaki yg kamu rasakan akan sebanding dengan inspirasi yg kamu dapatkan" (The A)



Tetap Sehat dan Tetap Semangat biar bisa jalan-jalan lagi

Salam Stabil

Faradila Nov

Thursday, 27 October 2016

Cobain 3 Bis Tingkat Sekaligus!

Yo whatsapp guys!

ayo selalu bersyukur, Mari kita tutup weekend kali ini dengan Alhamdulillah.
Hari ini lumayan seru!!

Dimulai dari jalan2 naik TransJakarta ke Monas.
Melihat-lihat Taman Pandang Istana yg keren karena dibikin oleh tangan-tangan kreatif anak bangsa.
Taman nya bagus, sederhana tapi penuh makna.

Inspirasi nya dari "Bhinneka Tunggal Ika" yg artinya Berbeda Tapi Tetap SATU.

Selain itu disana juga terdapat salah satu Quotes dari Mohammad Hatta yaitu : "Aku rela dipenjara, asalkan bersama Buku. Karena dengan buku, aku bebas"

Puas melihat-lihat taman, kita lanjut keliling Monas yg sekarang jauh lebih rapi dan bersih.

Sempet juga sih dikit, Lirik-lirik peserta lari marathon yg rame dan seru kayak nya.

Setelah selesai keliling Monas, Kami melipir jalan kaki dari Monas ke Sarinah.

Sambil seru-seruan maen Pokemon dan liat orang-orang yang hilir mudik menikmati suasana Car Freee Day.

Ah.... gerimis pula,
Acara nangkep pokemon terhalang air yg mungkin aja membasahi ponsel ku.
Akhirnya sampai juga di Sarinah.

Lanjut lagi menunggu Bus Wisata alias City Tour #MpokSiti yang membawa kami (kaka & andung) keliling Jakarta, GRATIS. 3 BIS SEKALIAN.
kok bisa????

Gini cerita nya :
Yg pertama, Warna nya biru, rute mulai dari Sarinah arah Istiqlal. Disini kita gak turun, kita duduk diatas dan duduk paling depan.

Yang Kedua, Warna nya Merah dgn branding CIMB Niaga, rute mulai dari Sarinah ke Senayan ke Istiqlal. Yak. Setelah menikmati yg biru, aku dengan santai nya ajakin andung lagi buat nunggu Bis Tingkat nya...hahaha
Norak ya aku?
Keliling lagi dari Sarinah ke Istiqlal, dan yg ini kebetulan muterin Senayan dulu. Nah, agak jauhan dikit nih keliling nya. lihat sana sini. Lumayan kan, lagi gerimis gini. Syahdu bgt liat Suasana Jakarta yang sepi karena hujan rintik-rintik.
Sesampai nya di depan Masjid Istiqlal, Lalu kita turun dan pindah bis.

Bis Ke-3, Warna nya Merah dgn branding Coca-Cola.
Akhirnya kita turun di Sarinah. Lalu pulang ke rumah dengan hati riang gembira.
Asik deh bisa nyobain 3 bis city tour yg berbeda. Seneng banget!!
Liat aja wajah kita. Terpampang nyata. Happy kan?
Alhamdulillah yah, sesuatu.

Tuesday, 20 September 2016

Aku Join Oriflame!!

Haii semuaaa,

Finally, we met again.
after so many after ..
today, i'm gonna tell you something about my new activity ..

yup! aku join Oriflame.
pasti rata rata kita semua sudah faham yaa ttg Oriflame.
yaa, oriflame adalah perusahaan kosmetik asal swedia yang trik pemasaran nya adalah Direct Selling dan MLM

kenapa tertarik?
Awal nya hanya tertarik karena bila jd member aku bs dapetin harga member yang artinya lebih murah.

Satu satunya produk yg paling aku incar adalah off course! Nail Polish alias kuteks.
oh i love kuteks very muchoooo...
tapi ga menutup kemungkinan aku bakal cobain produk lain sih.
karena varian nya banyak bgt. mulai dari ujung kaki sampe ujung rambut.

Di Bisnis ini ternyata udah banyak banget loh yang sukses.
Selain penghasilan berjuta-juta, mereka yang sukses di bisnis ini juga bisa Jalan Jalan ke Luar Negeri gratis!!

ENVY!!! ngIRI banget.

sekarang lagi meniti karir sih, masih konsultan biasa.

dan baru dapet hadiah2 kece doang.

Kayak, Parfum, Clutch, Tas Golden yg mewah, sampai Cutlery Set Special Edition from Chef Juna.

ini dia penampakan nya,





Aku bahagia banget, padahal baru dapet hadiah nya.
Apalagi bisa nikmatin bonus bonus nya hingga Jutaan nih.,


SO, WISH ME LUCK, GUYS!!

And buat kamu yang Penasaran dan pengen Join juga bareng aku, yuks contact me!!

Feel Free

WA : 08-571-571-7371

Hello, Ranah Minangkabau

Hello Friends,

Kali ini aku mau sharing tentang Trip ku beberapa minggu yang lalu ke Padang, Sumatra Barat.

Alhamdulillah

Setelah seumur hidup hanya mendengar nama nya.
Setelah dengan bangga, menyebut nya sebagai suku ku,
Padahal hanya Papa yang berdarah Sumatra, sedangkan Mama ku asli Kalimantan.

Finally, kaki ku mendarat juga di Ranah Minang.

Tanah Minangkabau yang Kaya Raya
Yang beradat, berlembaga
Yang tak lapuk di hujan, Tak lekang di panas.

Hello Padang,

Tanah Kelahiran kakek-nenek (inyi' dan andung).

Bertepatan dengan akhir tahun jadi bisa dibilang Liburan, ya sempat juga sih menikmati hari libur sambil inep di hotel.

Ini pertama kali nya aku ke Padang, bisa dibilang Pulang Kampung lebih tepatnya karena tanah kelahiran Nenek dan Kakek ku yang biasa aku panggil dengan panggilan andung & inyi'

Finally, sampai juga aku ke Ranah Minangkabau,
Yang disebut di Buku Tenggelam nya Kapal Van der Wijck.
Ranah Minangkabau, yang kaya raya, beradat, berlembaga.

Subhanallah, beneran loh yang dibilang lagu
"Gunuang Sansai Bakuliliang" yang artinya Gunung Tinggi berkelilingan.

Setiba nya aku di Minangkabau International Airport, aku langsung menuju Rumah Andung, di SIntuk Toboh Gadang.
Rumah nya sederhana, luas, bersih dan asri.
Depan belakang kelihatan pohon pohonan,
Ada pohon kelapa, of course
Pohon Pisang, Pohon Dukuh, sampe Pohon Jengkol.

Susasana di perkampungan pun masih sangat terasa,
Masih banyak kucing berkeliaran mengajak bercanda,
Suara kokok ayam bersahut sahutan,
Kerbau dan Sapi bermandian lumpur
Bangau - Bangau Putih berterbangan di Sawah.

Karena gak akan ada kamera secanggih apapun yang bisa merekam keindahan ciptaan Allah SWT maka bersyukurlah kita sudah dikasih anugerah sepasang mata yang dapat melihat.

Melihat adalah salah satu anugrah terbesar yang kita dapatkan maka syukurilah.

#1 Tempat Oleh Oleh Christine Hakim
Tempat yang jual oleh oleh khas Padang, makanan dan kaos
makanan harga nya Rp 20.000,- sd Rp. 80.000,-
kaos sablon dengan gambar ciri khas Rp. 70.000 sd Rp. 100.000

#2 Jembatan Siti Nurbaya

#3 The Hills Bukittinggi (Novotel)
Letak nya ga begitu jauh dari Jam Gadang

#Jam Gadang
- Jam Gadang adalah hadiah dari Ratu Belanda untuk Sekretaris Kota
- Dulu menjadu titik Nol kota Fort de Kock atau Bukittinggi
- Dibuat Tahun 1826 saat penjajahan Belanda
- Arsitek nya orang Minang : Yazid Rajo Mangkuno
- Jam Gadang tidak dibuat dengan mesin penyangga dan adukan semen tapi hanya menggunakan kapur, putih telur, dan pasir putih
- Tinggi nya 26 Meter dengan 4 buah jam berdiameter 80cm
- Angka 4 nya ditulis dengan IIII (ejaan Romawi)
- Mesin yang digunakan untuk menggerakan jam hanya terdapat 2 buah didunia yakni di Bukittinggi dan Big Ben, London, Inggris.

# Pantai Gondariah - Padang Pariaman

#Es Tebak
Terdiri dari cincau hitam, kolang kaling, tape ketan hitam, serta tebak.
Tebak adalah adonan dari tepung sagu dan tepung beras ketan yang dimasak dengan garam dan air kapur kemudian dicetak seperti cendol.
Es Tebak disajikan dengan sirup merah, susu kental manis dan es serut.

#Minum Air Kelapa langsung dari buahnya

#Makan Duren dengan Ketan

Segala nya terasa nikmat, saat kalian bersyukur.

Terima Kasih sudah memberikan ku kesempatan untuk berkenalan dengan Kampung Halaman Kakek Nenek ku.

Alhamdulillah

Wednesday, 20 April 2016

Ku Tulis Nama Kalian di Pasir

Hai Sahabat-Sahabat ku yang jauh disana,

Masih kah kau ingat bait kenangan tentang kita?

Tentang kisah kita saat masih umur belasan kala SMA?
Kita hampir setiap hari bersama.
Bercanda dan tertawa
Hingga menangis kecewa akibat gagal ujian akhir semester.

Dulu, 
Kita selalu saja makan dikantin yang sama.
Ekstrakurikuler yang kita pilih juga sama.

Ingatkah kalian saat kita harus cepat cepat pulang sebelum mentari terbenam?

Langkah kaki yang tak pernah kenal lelah itu lah yang membuat semua kegiatan kita  

menjadi memori indah yang membeku dan mengkristal yang akan tetap ada di hatiku.

Ku Tulis nama Kalian Di Pasir
Lalu ku capture dengan kamera ku
(sebelum tersapu ombak)

Tau kah kalian apa maksudnya?
Foto itu akan kusimpan dan ku bagikan di sosial media ku
akan ku umumkan ke dunia

meskipun sekarang kita berjauhan,
kalian masih ada dan akan tetap ada dihatiku.

Banyak pantai kutemui,
mulai Ancol di Jakarta hingga Kuta di Bali

Sejauh kaki ini melangkah,
Kalian akan selalu jadi biang rindu ku.




Sunday, 17 April 2016

Main ke Balaikota Jakarta

Hello Friends,

Udah lama banget nih gak updates blog.

Maklum lah penulis lagi rempong kehidupan. pffttt...

Kali ini aku mau ceritain tentang pengalaman mengunjungi Balaikota DKI Jakarta.

Ya! Balaikota Jakarta kalo Sabtu dan Minggu terbuka untuk umum lhoo..
FREE! Alias Gratis

Perjalanan dimulai..

Dimulai dari pendopo atau cityhall's veranda,
Nah bagi kalian yang sering perhatiin saat wawancara Gubernur AHok dengan wartawan, kebanyakan disini guys! di Ruang Teras nya Balaikota.

Disana ada 3 set kursi tamu khas betawi sebagai ruang tunggu tamu/pengunjung.

Pintu masuk nya dilengkapi dengan metal detector dengan penjaagaan yang baik dan sambutan yang ramah tentunya.





Kemudian, Ruang Tamu

Ruang Tamu ini juga dilengkapi dengan set kursi klasik serta perabotan perabotan seperti Vas Bunga, Cermin serta karpet.



Lalu kita beralih ke Ruang Rapat

Ruang ini biasanya digunakan Gubernur Ahok mengadakan Rapat
Meskipun ruangan nya terbuka, namun pengunjung dilarang masuk.
Ruangan nya bagus.


Akhirnya saya menuju lagi kearah tengah, ke ruangan Galeri Foto.

Diruangan ini dipasang foto foto mantan Gubernur DKI Jakarta dari masa ke masa.
Mulai dari Bapak Designer Patung HI, Bapak Henk Ngantung, Gubernur Ali Sadikin, Gubernur Sutiyoso, Gubernur Fauzi Bowo, hingga Gubernur Joko Widodo.

Karena suasana nya lumayan ramai, aku gak sempet foto Galeri,
(maybe next time)

Next, Hall Utama dari istana Balaikota

Terdapat Al-Quran Besar dan Unik disana
Selain itu juga terdapat gambar - gambar proyek pembangunan dan relokasi yang tengah dilakukan PemProv.
Selain itu juga, terdapat piala - piala penghargaan untuk Jakarta.


Ruang Aula

Ruangan nya cukup besar dengan  sebuah podium. Dengan Garuda Besar ditengah tengah.
Ruangan ini digunakan untuk menyelenggarakan acara acara seminar.








Lanjut aku naik lewat lift ke lantai 3

Disana ada Jakarta Smart City



Isinya banyak komputer, dan ada di ruang Smart Glass yang mana merupakan tempat rapat Ahok dan para tim ahli yang lagi memantau aktivitas jakarta melalui Layar Monitor Besar.



Sudah tahu Qlue?
Ya, Qlue adalah aplikasi yang berbasis sosial media sebagai sarana laporan / pengaduan masyarakat.
Melalui qlue, masyarakat dapat melaporkan tumpukan sampah, parkir sembarangan, lampu jalan yang mati, banjir, macet dll.

Nah Laporan tersebut tidak hanya berupa teks, dapat juga berupa foto.



Foto Diatas adalah Ruang Jakarta Smart City. Melalui Monitor besar itu, Gubernur dapat memantau apa saja yang tengah terjadi di Jakarta.

Oke Friends, begitulah perjalanan sangat singkat ku ke Balaikota Jakarta.

Maybe, next time will be great

Jujur aja belum puas sih, karena suasana nya kemaren lumayan rame.
dan masih malu malu mau foto foto dan take video.

And.... 
pardon my selfie
maafkan terlalu banyak selfie nya daripada suasana Balaikota nya .. hahaha

Tetap Semangat, Keep Positive Thinking

Biar kita bisa jalan jalan terus, lagi dan lagi




Salam Stabil

Faradilanov

Wednesday, 6 April 2016

Sepatu Idaman

Suatu hari ku temukan sepasang sepatu.
Langsung suka saat pandangan pertama.
Love at the first sight.
Ingin sekali memiliki nya.

Aku terlanjur suka.
Terlanjur terobsesi ingin memiliki.

Serasa mabuk cinta karena sepatu.

Satu Hari,
Dua hari,
Seminggu,
Sebulan.
Kepikiran terus ingin sepatu itu.

Jika benar sepatu itu aku beli, aku hanya akan menghamburkan uang saja.
Karena aku tau kalau sepatu itu tak cocok dengan ku.

Jika memang akhirnya ku beli dan ku pakai.
Mungkin saja itu akan menyakiti kaki ku.

Tapi aku masih saja ngotot memiliki.

Tak Masalah pikir ku. yang penting hati terpuaskan.
Jalani saja dulu.

Kebesaran kan bisa diganjal tissue. (ucapku dalam hati)

Akhir nya kumiliki juga sepatu itu.
terlambat menyadari, ternyata aku benar-benar tak menikmati sepatu itu.

Tapi karena aku yang terlalu suka dan jatuh cinta.
Masih saja ku mengelak meskipun kaki sudah lecet.

Tapi semakin hari kupaksakan, aku pun jadi korban.
Perih rasa nya di kaki.

Aku sedih.
Aku jera.

Akhirnya sepatu itu tak ku pakai lagi. Ku masukan kotak. Dan tak ku pakai lagi.




Dear,
cerita diatas hanyalah perumpamaan.

Seringkali kita menyukai seseorang seperti aku yang menyukai sepatu dalam cerita itu.

Suka, Jatuh cinta kemudian sedih sendiri.
Padahal mungkin kita tau kalau kita mungkin tak cocok dengan nya.

Menginginkan sesuatu yang memang tidak untuk kita, seberapa kali pun kita mencoba tidak akan sepatu itu pas di kaki kita.

Karena mungkin dia bukan jodoh kita.


Ya! betul.
Bisa saja dijalani dulu, kemudian semakin kenal dan semakin suka.

Tapi tanpa sadar kita melupakan hal-hal yang sesungguh nya harus kita pertahankan untuk diri kita sendiri.

Ada kala nya yang kita ingat hanya baik nya saja.
Yang buruk nya kita terlupa karena cinta.

Terlupa

Yang kita ingat,
Penampilan luar nya yang mempesona, tutur kata nya yg baik tak sadar akan kemungkinan palsu dan dusta.

Jadi
carilah sepatu yg benar benar pas di kaki kita
karena ia lah yang akan menemani hari-hari kita.

Saturday, 26 December 2015

Membuat Puisi

Membuat Puisi.

Ya! Aku memang sering menulis,
Tapi karena harus.

Puisi membutuhkan lebih dari sekedar jam terbang,

Penulis puisi tidak hanya mendengarkan ketokan inspirasi di pintunya. Ia merobohkan seluruh dinding.

Inspirasi gak perlu lagi ngomong permisi.

(Dee - Film Ksatria, Putri dan Bintang Jatuh)


Thursday, 10 September 2015

Suatu hari di Masjid Istiqlal

Suatu hari di Masjid Istiqlal

Seperti kilas balik beberapa tahun yang lalu.
Saat Kota Jakarta adalah tempat persinggahan semata.
Datang ke Jakarta dalam rangka mudik, mengunjungi kakek-nenek.

Kini, Jakarta adalah rumah kedua bagi ku.
Dan setelah sekian lama itu, kini aku kembali menginjakkan kaki di Masjid yang terkenal ini.

Inilah Masjid Istiqlal Jakarta,
Letak nya yang bersebrangan dengan Tugu Monumen Nasional (Monas)
Masjid terbesar se-antero Jakarta.
Masjid yang juga bersebrangan Gereja Katedral.
(ah..perbedaan itu indah)

Masjid Istiqlal yang diklaim sebagai masjid terbesar di Asia Tenggara ini dibangun pada era Presiden Pertama RI yaitu Ir. Soekarno. Arsitek Masjid Istiqlal ini ialah seorang beragama kristen protestan yaitu, Frederich Silaban.



Oleh karena keunikan gaya arsitektur nya, Masjid ini juga menjadi salah satu daya tarik wisata yang terkenal di Jakarta. Kebanyakan yang mengunjungi Masjid ini, tentu saja adalah wisatawan lokal dan sebagaian masyarakat asing yang beragama islam.

Pada tiap kegiatan keagamaan semisal Sholat Ied baik Idul Fitri maupun Idul Adha biasanya disiarkan secara langsung di TVRI.




Alhamdulillah, semoga ALLAH selalu memberikan kita kesehatan dan kesempatan untuk dapat mengunjungi rumah ALLAH.


Wednesday, 29 July 2015

Hello Bali, Hello Pulau Dewata

Hello Pulau Dewata
Hello Pulau Seribu Pura

Tepatnya di Hari Ke-3 Idul Fitri, Minggu 19 Juli 2015, aku dan keluarga.
Aku, Andung, Om, Tante, dan Adik-adik sepupuku terbang menuju Denpasar.
Dan kami pun mendarat dengan unyu di International AIrport Ngurai Rai.

Finally, kaka touchdown Bali juga....yeayyyy!!!


Alhamdulillah, 
BALI, One of the most favourite place to holiday,
Ibukota nya Denpasar.
Disebut sebagai Pulau Dewata dan Pulau Seribu Pura karena mayoritas masyarakat nya beragama Hindu. Dan Pura adalah tempat ibadah orang Hindu.

Bangunan yang tidak setinggi pohon kelapa,
Masyarakat nya yang unik, sesajen, pohon dengan sarung,

Setiap pagi dipinggir jalan, banyak sekali sesajen dan jangan lupa ucapkan Maaf bila kita tidak sengaja menginjak sesajen tsb.

Allright, mari kita mulai petualangan kaka and the ganks di Bali.

Day 1, Minggu 19 Juli 2015
THE SALAK HOTEL

Sampai di Bandara Ngurah Rai kira kira jam 21.00
Next : Menuju The Salak Hotel.
Sedikit Review, meskipun sedikit jauh dari Kuta. The Salak ini adalah Hotel baru, jadi furniture nya pun
masih sangat bagus.
Ada kolam renang nya loh. meskipun kecil. And View nya adalah Pemandangan Sawah.
Dan, kami akan menginap di The Salak ini selama 2 hari.
Karena sampai Hotel sudah malam, maka kami langsung istirahat di Hotel. Perjalanan pun akan dimuali Besok.




Day 2, Senin 20 Juli 2015
BALIZOO, SAWAH INDAH RESTO,MONKEY FOREST  and KRISNA

BALIZOO
Kebun binatang yang letaknya di Gianyar ini punya banyak koleksi hewan. Mulai dari mamalia, unggas hingga reptil.

Ada Buaya, Harimau, Gajah, yang ukuran nya Besar sekali.

Nah berikut foto fotonya.

(baru masuk udah disambut sama LIONS lagi santai)



(ada gajah yang gueeddeee)



(ada crocs...)


SAWAH INDAH RESTO

Restoran dipinggir Sawah yang menawarkan angin sepoi-sepoi khas suasana desa. Yang pasti makanannya harus Halal.
Resto yang berlokasi di Ubud ini, Jualan Bebek dan Ikan Bakar. Hidangan nya Enak dan menawarkan pengalaman menyenangkan menikmati makan siang atau makan malam di Tengah Sawah.








MONKEY FOREST
Letaknya di Ubud. Cagar Alam dan Komplek Candi ini merupakan Rumah bagi sekitar 340 ekor monyet yang memiliki ekor panjang.
Monyet Monyet liar namun jinak ini merupakan daya tarik tersendiri bagi para wisatawan lokal maupun asing. Saat berjalan jalan disana, banyak sekali turis asing yang berani dan berfoto bersama monyet monyet tsb.






KRISNA

Yup! Krisna adalah tempat jualan souvenir khas Bali.
Aku beli Kacang Disko, Keychains, Brem, Tempelan Kulkas, Kaos Barong, dll :))


Lanjut...

Day 3, Selasa 21 Juli 2015
KUTA BEACH

Saat nya check out dari Hotel The Salak, karena kami akan mencari Hotel yang lebih dekat ke Kuta.
Dan Kami pun mulai perjalanan.

Dan setelah chek in hotel, aku bergegas ke Pantai Kuta. Kalo liat Pantai Kuta, pasti rata rata Bule semua. :D

Kalo ingat KUTA, inget lagu lawas yang sering di nyanyiin kala kondangan.
Yup yang Judulnya "Kuta Bali" byAndre Hehanusa, romantis bgt tuh lagu.


Berikut penampakan aku di Pantai Kuta, :D





Day 4, Rabu 22 Juli 2015
DANAU BERATAN, BEDUGUL

View nya sungguh Indah,
Katanya sih BEDUGUL itu Puncak nya BALI.
Dan bener aja, dingin deh udara nya,

DI Danau Beratan ini aku sempet naik speed boat yang membawa kita keliling danau yang luas bgt. dan di tepi nya ada Pura yang ada dibalik uang 50 ribuan.
(maappp potonya ga ke upload)





Day 5, Kamis 23 Juli 2015
PANDAWA BEACH & JIMBARAN

Pantai nya sungguh cantik, airnya bersih, pasir nya putih, dan bule nya juga masih sedikit kira-kira 20%.

Untuk mencapai Pantai Pandawa, kami melewati Tol Bali yang Subhanallah pemandangan nya begitu memanjakan mata.

Dan..di BALI, Tol nya menyediakan lajur khusus buat Sepeda Motor. wow!

Beginilah wajah kaka di pantai pandawa. senyum tak ikhlas karena harus pulang.
oo...masih pengen di BALI








JIMBARAN

Disini lah pemandangan sunset yang begitu memanjakan mata.
dan Suasana tempat Syuting FTV adegan sepasang kekasih sedang memadu janji bersama.

Makan dipinggir pantai yang suasana nya romantis bgt!

Sudah 5 hari di Bali. Rasanya gak ingin pulang.
Tapi berhubung liburan telah usai, maka inilah saat nya pulang.

Intinya, Bali itu pulau yang sangat cantik, sangat indah dan membuat terkesan.
DImanapun, setiap sudutnya begitu indah alam nya. 

Well sampe ada yang bilang
''Don't Talk about HEAVEN if you've never been to Bali"

Nah, sekian sedikit cerita tentang Bali.
Next time semoga aku punya pengalaman untuk jalan jalan lagi kesana. dan punya kesempatan mengunjungi tempat tempat indah lainnya. Amin.

Bye Friends, 
Salam Stabil
Matur Sukesma (Terima Kasih)

Faradila Nov

Sunday, 24 May 2015

Lenggang Jakarta

Hai..

Minggu ini aku dan Andung maen-maen ke Lenggang Jakarta. Lokasi nya di Taman Eks IRTI Monas, Jakarta Pusat. 

Lenggang Jakarta ini baru aja diresmikan pada Jumat 22 Mei 2015 lalu. 

Nah, Lenggang Jakarta ini merupakan program penertiban pedagang kaki lima (PKL)  dibawah pemerintahan Gubernur Ahok.

Program Lenggang Jakarta merupakan program penertiban PKL Monas yang dilaksanakan oleh CSR Rekso Group bersama Dinas Koperasi Usaha Mikro Kecil Menengah dan Perdagangan (KUMKMP) DKI. Semua pedagang yang terdaftar dan berdagang di Lenggang Jakarta merupakan PKL Monas.

Meskipun sudah dapat tempat, tetap saja di Area Monas masih banyak PKL yang berjualan.
Mungkin karena masih baru, jadi belum semua pedangan menempati kios di Lenggang Jakarta ini.


Dengan menyunting Lenggang Jakarta : Food & Culture Park, Lenggang Jakarta dipersiapkan sebagai Pusat Kuliner dan Taman Budaya.


Kuliner yang disajikan di Lenggang Jakarta bervariasi, mulai dari nasi goreng, soto betawi, gulai kambing, pecel bebek, nasi uduk, hingga selat solo. Harga makanannya pun bervariasi, mulai dari Rp 15.000-Rp 40.000 tiap porsinya. Transaksi di Lenggang Jakarta baru dapat menggunakan kartu e-money Bank Mandiri. Kualitas makanan pun sudah teruji oleh Badan Pengawas Obat-obatan dan Makanan (BPOM).

Adapun total pedagang yang berjualan di Lenggang Jakarta sebanyak 329 orang meliputi pedagang kuliner, aksesori, dan suvenir. Para pedagang kuliner di Lenggang Jakarta ini sebelumnya juga telah diberikan pelatihan memasak sejak Januari 2015 dari dua koki andal. Tak hanya pelatihan memasak, mereka juga diajarkan cara menyapa tamu, mengatur keuangan, sanitasi, hingga cara berwirausaha.

Sebagai Taman Budaya, tentu saja karena berada di Kawasan Taman Monumen Nasional (MONAS).

So, buat temen temen yang juga ingin dateng ke Lenggang Jakarta. Silakan Mampir ke Monas, Taman Eks IRTI.

Tidak ada tiket masuk alias gratis. Jadi buat yang mau jalan jalan murah meriah, menyenangkan dan berwawasan, cocok banget nih buat cuci mata ke Lenggang Jakarta.




Salam Stabil.
Faradila Nov

His new pleasure : Masjid Explorer

Hai Teman-Teman...
Sudah lama sekali tak meninggalkan tulisan di blog ini.
Kangen rasanya.

Kali ini aku ingin berbagi kisah tentang kesenangan baru KiKo,
Beberapa waktu yang lalu sempat aku share juga tentang kesenangan nya pada Motor dan Gadget khususnya Ponsel.

Nah..
Sekarang kesenangan nya bertambah, dan kali ini begitu "unik" (menurutku). Dan sangat baik.

Kesenangan nya yaitu Sholat di Mesjid-Mesjid yang berbeda.
Dan kegiatan ini aku namakan : Masjid Explorer.

Kiko senang sekali dengan kegiatannya ini, kadang ia bersama sahabatnya namun tak jarang ia pergi sendirian.
Mulai dari Masjid di Jakarta, Sentul hingga Bekasi.

Dari Foto dan Ceritanya,
Kiko pernah mengunjungi Masjid Baitul Ihsan (Masjid Bank Indonesia),




Masjid Al- Bina di Senayan,


Masjid Dian Al Mahri atau Masjid Kubah Emas di Depok,


Masjid Al Barkah yang terkenal dengan pohon Kurma nya di Bekasi.

Masjid Cut Meutia di Menteng



Dan dari keseluruhan, Mesjid yang paling ia suka adalah Mesjid Cut Meutia.
Mesjid yang berada di Jalan Cut Mutiah No. 1, Jakarta Pusat ini menurut Kiko, Artistiknya Indah , karena merupakan salah satu peninggalan sejarah dari zaman Belanda.
Mesjid ini juga unik, karena shaf nya juga terletak miring terhadap bangunan masjidnya sendiri karena bangunan masjid tidak tepat mengarah kiblat.
Dan Alhamdulillah, aku ikut dengan Kiko ke Masjid Favorit nya meskipun sekali.

Berbeda dengan Kiko, aku juga punya masjid favorit yaitu Masjid Agung Sunda Kelapa.
Yang Mana Setiap Sholat Idul Fitri dan Idul Adha, aku sering melaksanakan Sholat Ied di Mesjid ini.



Selain yang aku sebutkan diatas, Kiko juga pernah mengunjungi : Masjid AL Muttaqin, Masjid At Tin, Masjid Cut Nyak Dien, Masjid Al Munawar, Masjid Andalusia Sentul, Masjid Ahmad Yani, Masjid Jami Al Riyadh, Masjid Pondok Indah, dan masih banyak lagi masjid yang pernah ia kunjungi.

Alhamdulillah,
Kala kita memiliki waktu luang, alangkah bahagia nya yang kita lakukan adalah hal yang kita senangi dan kesenangan itu adalah hal yang baik yang dapat kita tularkan dengan orang orang yang kita sayangi.

Inshaa Allah kesenangan ini adalah kesenangan yang baik dan semoga di Ridhoi oleh Allah SWT. Amin.

Sekian cerita tentang kesenangan baru KiKo, yang menginspirasi aku.


Terima Kasih ya untuk yang baca.


Salam Stabil
Faradilanov & KiKo

Thursday, 19 February 2015

Pulang Ke Rumah

Entah kabar sebegitu sangat penting nya hingga aku tak diberikan alasan yang tepat untuk pulang tiba tiba ke kota kelahiranku, Mempawah.

Karena atas rasa hormat ku dengan Papa, akhirnya kuputuskan pulang dengan hati penuh sesak banyak pertanyaan "ada apa".

Tepat 11 hari setelah permintaan ku pulang.
Aku injakan kakiku lagi di rumah.
Rumah yang menjadi saksi bertumbuh besarnya aku.

Papa dengan wajah pucat pasi, hanya dapat memohon ampun dan maaf.
Entah karena sebab apa.
Beliau terlihat sangat depresi.
Tak pernah beliau serapuh ini.

Perjalanan panjang kepulangan Ke Kalimantan membuat badanku lelah,.
Begitu lelah, sakit begitu nyeri.
Namun, karena senyuman canda dua adik kecilku yang menyambut. rasa lelah dan nyeri itu memudar kemudian sirna.

Malam begitu pekat.
Gelap.
Badan ku lelah, tapi hatiku tidak.

Harus ku tahu apa yang terjadi malam ini juga.

Papa. ada apa?

dan papa memulai lagi memohon maaf dengan ku
Karena melibatkan aku, anak nya dengan masalah dirinya dan rumah tangga nya.

Aku pun meminta maaf pula.
Karena tak bisa membantu selain bantu doa.



Kaka
19 Feb 2015

Wednesday, 7 January 2015

Peluk - Dee

"Aku ingin membisikkan selamat tidur, jangan bermimpi. Mimpi mengurangi kualitas istirahatnya. Dan untuk bersamaku, ia tak perlu bermimpi. (Peluk-Dee)"